Tentang Dak Keraton

Pilihan utama yang menjadi pertimbangan ketika memilih Dak Keraton  dibandingkan dengan Dak Beton, salah satunya adalah karena berat dari masing-masing jenis ini memiliki perbedaan yang sangat berbeda.

Adapun Dak Keraton memiliki berat yang relatif lebih ringan ( sekitar 130-150 kg/ m2), sedangkan berat Dak Beton ( sekitar 288 kg/ m2).

Hal ini disebabkan karena Dak Keraton memiliki rongga didalamnya dan material pembentuknya adalah tanah liat. Berat yang ringan ini tentunya menyebabkan beban strukur bangunan yang didukung oleh tiang kolom bisa dihemat dari besar dan materialnya.

Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, keuntungan berat bangunan yang ringan akan memperkecil gaya gempa yang diterima oleh stuktur bangunan ketika terjadi gempa.

dak keraton 30% lebih murah dari sistem konvensional, kuat, cepat pemasangannya, tanpa diperlukan perancah / bekisting, siap pasang (fabrikasi di proyek). Solusi ekonomis untuk bangun rumah bertingkat, ruko, sekolah, kantor dan untuk renovasi tambah lantai bangunan.
Harga.

Terima kasih atas kunjungan Anda dan hubungi kami Kontak sekarang juga untuk memulai pemesanan atau pemasangan.